RSS

Tuhan, Ajari Aku Hidup

19 Dec

Aku masih sembunyi dilangit-langit

Tak berani berakar walau waktu kian menjauh

Duniaku masih abu-abu

Tak nampak putih, merah, ataupun hitam

 

Aku masih kerdil karena nasib yang dibuat sendiri

Masih menjadi monster bagi orang-orang disekelilingku

Hidup, tapi tak hidup

Diam, sampai Tuhan benar-benar mengajarinya hidup

 

Aku masih saja menjadi domba, bukan pengembala

Setiap angin yang menerpa

Menjadikanku semakin kecil, takut mengenal perubahan

Kenapa dengan diriku Tuhan???….

 

Langit-langit itu tertawa

Langit-langit itu terkadang mengucilkan

Langit-langit itu terkadang berbisik

“Pergilah! aku bosan mengasuhmu…”

 

Aku terdiam, terikat karena gertakan itu

Kekuatanku entah dimana

Menghilang, jauh tanpa mau aku raih

Huh, Kenapa dengan diriku, Tuhan???…

 

Mencair sifat kerasku waktu itu

Terbayang masa depan adalah tugasku

Terbayang jiwa-jiwa renta itu adalah hartaku

Haruskah aku mengabaikan semua itu???…

 

Diam, hening…

Aku menangis, Tuhan…

Aku bersedih, Tuhan…

Aku bersujud, Tuhan…

Mohon, ajari aku hidup Tuhan…

Advertisement
 
Leave a comment

Posted by on December 19, 2011 in Uncategorized

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.